mengapa begitu rajin
memintal sesal
bibir berbasah darah
dipagut pekat sejarah
tekad tak lagi kebal
digugat air mata gelisah
hanyut pada lampau
hanya tangis dituai di malam
risau
Cukup sudah
meniduri bayang bimbang yang
gagah
menyetubuhi penuh nikmat
ilusif
lemas benak menggelinjang
lelah harap mengejang
mimpi-mimpipun berserak di
ranjang
diejek angin yang tahu pasti
bukan di situ harusnya asa
disudahi
Bagi yakin merengkuh berkah
hentikanlah jera, segera!
……………………………………
hari-hari berdahaga susah
menagih tetes-tetes hujan
dari keringat perjuangan
2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar